banner 728x250

PMM Antara Tantangan   atau Peluang

banner 120x600

Kupang, PijarNTT

Platform Merdeka Mengajar (PMM)  mendapat nilai beragam dari para guru . Di satu sisi   PMM melengkapi pemberlakukan kurikulum merdeka mengajar tapi di sisi   terutama   guru Aparat Sipil Negara  ( ASN ) menganggap PMM membebani guru sehingga waktu terbatas  untuk menyiapkan materi pelajaran.

Kegiatan sosialisasi budaya positif bagi guru di Kabupaten Ngada

Demikian rangkuman pendapat dari beberapa guru di Kota Kupang dan Ngada yang dihubungi secara terpisah beberapa pekan lalu.  Kepala SDK Ngoranale, Kabupaten Ngada  Yovita Wua, S.Pd menjelaskan dalam aplikasi PMM terdiri dari fitur  latihan mandiri, komunitas belajar,Assesment   pengelolaan kinerja, aksi nyata, video pembelajaran, bukti karya. Dalam fitur-fitur tersebut terdiri dari modul-modul yang memberikan  keuntungan bagi guru untuk meningkatkan kompetensinya.   Di sekolahnya lanjut Yovita saat ini sedang melakukan observasi terhadap para guru yang dilaksanakan secara langsung di kelas .

 

Kepala SDI Bakunase 2 Mara G Seriani, S.Pd

Kepala SDI  Bakunase 2,  Maria G Seriani S,Pd menilai PMM itu baik   untuk memacu kinerja guru. PMM menjadi sumber untuk engatasi kesulitan guru dalam menyajikan materi pembelajaran. Beberapa fitur katanya memberikan bantuan bagi guru dalam meningkatkan kompetensinya.

“PMM sangat membantu saya dan teman-teman guru karena melalui fitur tersebut guru dapat menimba pengalaman dari teman-teman lain,” ujar Seriani.

Namun, yang menjadi kendala saat ini adalah pengisian Ekin  yang adalah dalam PMM. Ekin juga guru terutama guru negeri harus mengerjakan ekin melalui aplikasi Badan Kepegawaian Negara (BKN). “Guru   mau berontak tetapi peraturannya ditetapkan   demikian,” tandas Seriani.

 Pada semester pertama tahun ajaran 2023/2024 waktu untuk mendampingi peserta didik cukup sehingga ada program reading camp yang dilaksanakan di sekolah. Tetapi akibat dari pengerjaan PMM pada semester kedua guru tidak memiliki waktu cukup untuk melaksanakan reading camp.

“Disaat sekarang membutuhkan kecerdasan guru dalam mengatur waktu sehingga peserta didik tidak menjadi korban,” ujar Seriani seraya menambahkan jumlah guru di sekolahnya sebanyak 12 orang.

Sementara kepala sekolah dasar katolik Canosa, Sr. Igniosa Kefi, Fdcc, S.Pd  mengaku tidak mengalami kesulitan dalam mengerjakan PMM. Menurut Suster Igniosa bahwa setiap hari sudah ditetapkan waktu selama 1 jam pada pagi hari  untuk guru mengerjakan PMM dan siswa melaksanakan literasi. Dengan demikian kata suster  guru-guru tidak merasa terbebani dengan mengerjakan PMM .

Suster Igniosa Kefi, Fdcc, S.Pd

Suster mengaku bahwa sekolah swasta tidak mengerjakan ekin BKN karena tidak berdampak pada guru  swasta. Guru-guru di SDK Canosa katanya hanya mengerjakan ekin yang ada dalam PMM. “Guru-guru di sekolahnya memiliki format tersendiri unnuk menilai kinerja guru yang berdampak pada kesejahteraan guru,” ujar Suster.

Suster menambahkan Yayasan pendidikan Canossa memiliki kurikulum tersendiri. Kurikulum milik yayasan tersebut lebih menekankan pada aspek psikomotorik dan afketif tanpa mengabaikan aspek koginit. “ Sumber belajar yang menjadi asupan pengetahuan bagi peserta didik saat ini tersedia dimana-mana,” katanya.

Frengky Lese, kepala sekolah SD Petra

Senada dengan kepala SDK Cannosa, kepala SD Kristen Petra , Frengky Lese  mengatakan sekolah swasta tidak diwajibkan untuk mengisi format  Ekin dalam PMM.  Tetapi format yang disediakan dalam aplikasi PMM itu tetap diisi untuk mengukur kinerja masing-masing guru.

“Para guru di SD Kristen Petra tetap mengisi aplikasi Ekin sebagai media latihan untuk mengukur kinerja pribadinya ,” ujar Lese . *** PijarNTT. Philipus

=============================

 


Platform Merdeka Mengajar

Peran Platform Merdeka Mengajar dalam Impelemnatsi Kurikulum Merdeka

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikburistek) mengembangkan Platform Merdeka Mengajar (PMM) yang merupakan platform edukasi yang menjadi teman penggerak untuk pendidik dalam mewujudkan Pelajar Pancasila yang memiliki fitur Belajar, Mengajar, dan Berkarya.

Platform Merdeka Mengajar menyediakan referensi bagi guru untuk mengembangkan praktik mengajar sesuai dengan Kurikulum Merdeka, dalam fitur Mengajar, ada fitur Perangkat Ajar yang dapat digunakan oleh Guru dan Tenaga Kependidikan dalam mengembangkan diri, saat ini tersedia lebih dari 2000 referensi perangkat ajar berbasis Kurikulum Merdeka. Fitur asesmen murid yang dikembangkan untuk membantu guru dan tenaga kependidikan melakukan analisis diagnostik terkait kemampuan peserta didik dalam literasi dan numerasi dengan cepat sehingga dapat menerapkan pembelajaran yang sesuai dengan tahap capaian dan perkembangan peserta didik.

Platform Merdeka Mengajar memberikan kesempatan yang setara bagi guru untuk terus belajar dan mengembangkan kompetensinya kapan pun dan di mana pun guru berada. Fitur Belajar pada Platform Merdeka Mengajar memberikan fasilitas Pelatihan Mandiri yang memberikan kesempatan kepada gurud an tenaga kependidikan untuk dapat memperoleh materi pelatihan berkualitas dengan mengaksesnya secara mandiri. Fitur lain dari Belajar adalah Video Inspirasi, fitur ini memberikan kesempatan kepada Guru dan tenaga kependidikan bisa mendapatkan beragam video inspiratif untuk mengembangkan diri dengan akses tidak terbatas yang pada akhirnya adalah mengembangakn kualitas dari komptensinya dalam impelementasi kurikulum merdeka.

Platform Merdeka Mengajar mendorong guru untuk terus berkarya dan menyediakan wadah berbagi praktik baik. Fitur lainnya adalah Berkarya, dimana fitur ini adalah memberikan “Bukti Karya Saya” yang merupakan best praktis dari hasil impelemnatsi pembelajaran terutama terkait best praktis pembelajaran pada kurikulum merdeka, Guru dan tenaga kependidikan dapat membangun portofolio hasil karyanya agar dapat saling berbagi inspirasi dan berkolaborasi sehingga guru dapat maju Bersama.

PMM yang dikembangkan diharapkan mampu menjadi partner guru dalam implementasi kurikulum merdeka dengan semangat kolaborasi dan saling berbagi. Konten konten yang dikembangkan oleh kemendikbudristek memberikan pemahaman lebih saat implementasi dan pembelajaran di satuan Pendidikan yang telah ikut serta dalam implementasi kurikulum merdeka. ** PijarNTT/ Sumber Kemendikbubd

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *