banner 728x250

Ribuan Simpatisan PKB Padati Halaman Rumah Vinsensius Mone 

Pijar NTT
banner 120x600

Kupang, PijarNTT

Ribuan simpatisan Partai Kebangkitan Bangsa Kecamatan Alak memadati halaman rumah Vinsensius Mone  pada 7/2/2024. Mereka berkumpul untuk   mendengarkan kampanye terbatas  dari calon anggota legislatif   dari Partai Kebangkitan Bangsa  Vinsesnius Mone, Adi Dwina Isfani dan  Martinus Siki.

Seperti  disaksikan PijarNTT.Com hadir dalam kegiatan kampanye tersebut adalah ketua DPC PKB Kota Kupang, Walde Taek, ketua PAC  PKB  Kecamatan Alak, Ans Soleman Nenosaban, Ibu Femy Adu ketua PAC Kota Raja,  calon anggota DPRD Kota Kupang nomor urut 7, Vonsensius Mone, Calon anggota DPRD one Provinsi NTT, Andi Dwina Isfani, SH.

Sementara warga masyarakat   yang hadir pada kesempatan itu berasal dari berbagai kelurahan di Kecamatan Alak, antara lain Kelurahan Namosain, Manutapen, Penkase Oeleta, Naioni, Alak, Nunabaun Sabu, Nunbaun Dela, Batuplat, Nunhila, Fatufeto, Mantasi dan Kelurahan Manulai II.   Mereka datang bukan karena mendapatkan sejumlah uang atau barang lainnya tetapi  secara spontan   untuk mendukung calon anggota legislatif dari partai PKB.

Warga yang hadir dalam kampanye terbatas di halaman rumah Vinsensius Mone caleg nomor 7 PKB Dapil 4 Alak

“Kami datang bukan karena uang dan jenis barang lainnya tetapi kami putuskan untuk mendukung calon legislatif dari PKB,” ujar salah seorang warga kelurahan Manutapen yang tidak mau menyebutkan namanya sambil menambahkan khususnya calon DPRD Kota Kupang nomor  urut 7

Calon legislatif dari Partai PKB nomor urut 7 Vinsenius Mone (berbaju putih)

Ketua DPC PKB Kota Kupang, Walde Taek   mengatakan bahwa partai PKB bukan partai islam tetapi partai nasionalis dan religius. Buktinya, jajaran pengurus partai pada tingkat propinsi dan kabupaten sebagian besar pengurusnya bukan beragama Islam. “Itu artinya partai PKB merupakan partai islam harus ditepis jauh-jauh,” ujar Walde yang saat ini menjadi caleg untuk periode ketiga ini dari Dapil Kelapa Lima.

Walde mengisahkan dari pengalamannya menjadi calon anggota legislatif pada pemilu tahun 2024 dia merasakan menghadapi perjuangan yang sangat berat.  Berat menghadapi masyarakat yang tidak konsisten, menghadapi masyarakat yang gampang dibeli dengan uang. “Hati-hati dengan oknum yang meminta foto copi kTP sebab kejahatan saat ini semakin canggih,” ujarnya.

Sementara itu, Andi Dwina Isfani caleg nomor 6 dari partai KPB, saat berorasi mengingatkan jangan merendahkan martabatnya hanya karena kepentingan sesaat. “jangan samakan harga diri sama dengan binantang,” ujarnya sambil menambahkan jika sudah mendapat bayaran jangan harap lima tahun kami bisa membantu.

Vinsen Mone yang didaulat menjadi tuan rumah dan penggagas kampanye terbatas mengatakan  politisi yang ingin merusak demokrasi pasti mempraktekan politik transkasional. Dia mengaku bahwa dirinya maju apa adanya. Kalau dipercayakan menjadi anggota DPRD Kota Kupang  maka pasti akan bekerja maksimal untuk kepentingan rakyat Kecamatan Alak Khususnya dan masyarakat Alak umumnya.

Vinsensius Mone (Caleg Nomor 7 dari PKB); Investasi sosial kadang dikalahkan oleh politik transaksional

“Investasi sosial akan dikalahkan  oleh politik transaksional,” ujar Vinsen menambahkan bahwa dalam hati Bapak dan ibu yang pasti telah menentukan pilihannya bagi Caleg Nomor 7 dari partai PKB. PijarNTT/ Philipus

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *