banner 728x250

Siswa SMAN 8 Presentasi  KTI    

SMA PGRI hanya 21 orang siswa

banner 120x600

Kupang, PijarNtt

Siswa kelas XII SMA Negeri 8, Kota Kupang , Provinsi Nusa Tenggara Timur    melaksanakan ujian Karya Tulis Ilmiah (KTI) sebagai bekal ketrampilan menulis ketika melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi . Ujian KTI sebagai bagian dari rangkaian pelaksanaan ujian sekolah .

Kepala sekolah SMA Negeri 8 melalui Wakasek Kurikulum, Fransiska Mariti, S.Pd kepada PijarNTT menjelaskan hampir 5 tahun belakangan ini  siswa kelas XII SMA Negeri 8 wajib menulis dan mempresentasikan karya ilmiah menjelang ujian sekolah. Kegiatan ini untuk mengetahui   kemampuan peserta didik  memahami pengetahuan yang mereka pelajari selama berada di SMA Negeri 8 Kupang.

Wakasek Kurikulum SMA Negeri 8 Kota Kupang, Fransiska Mariti, S.Pd

Diakuinya, dari pengamatannya selama ujian karya tulis ilmiah cukup bagus  dan bervariasi pengetahuan yang dipaparkan oleh peserta didik. Setiap peserta didik mempersentasikan hasil karyanya walaupun dikerjakan dalam kelompok.

“Metode seperti ini untuk meningkatkan partiasipasi setiap anggota kelompok dalam mengerjakan karya tulis ilmiah,” ujar Mariti yang mengajar mata pelajaran kimia kepada PijarNTT, Jumat  (22/2) .

Aspek penilaian yang dilakukan adalah aspek isi dan saat pemaparan. Menurut ibu Mariti yang asli Jawa Tengah ini dari aspek isi ada siswa yang melakukan penelitian sesuai dengan materi pelajaran yang dipelajari. Ada yang menulis dari hasil percobaan membuat minyak kelapa murni,  membuat minyak kemiri dan   telur asin.

“Saat pemaparan dihadapan dua orang penguji apakah sesuai atau tidak dengan pengetahuan yang diajarkan,” pinta Mariti sambil menambahkan  penilaian  karya tulis ilmiah  tidak dimasukan dalam nilai ijazah tetapi   siswa  mendapatkan sertifikat penghargaan.

Siswa sedang mempersentasikan karya tulis ilmiah di hadapan pengujui

 

Mariti yakin sekolah mampu memetakan kompetensi yang dimiliki oleh   289 orang siswa. Selama ini katanya banyak alumnus SMA Negeri 8 Kupang yang saat ini bekerja pada berbagai lapangan pekerjaan yang tersedia .“Insya Allah sekolah dapat memetakan kompetensi peserta didik dari pengalaman yang dibagikan oleh para alumni yang tamat tahun sebelumnya,” ujar Mariti.

Hanya 21 Siswa

Lain dengan SMA PGRI Kupang yang hanya mempersiapkan 21 orang siswa kelas XII untuk mengikuti ujian sekolah tahun ini .Belakangan ini sekolah swasta mengalami defisit peserta didik karena antara sekolah negeri dan sekolah swasta tidak ada lagi pemerataan .

Kepala sekolah SMA PGRI Kupang, Seth Boling, S.Th, PAK menjelaskan sesuai instruksi dari dinas mulai bulan Pebruari sekolah akan menyelenggarakan mid smester bagi siswa kelas X dan XI sedangkan kelas XII mengiktuti kegiatan ujian semeseter 6 .

Kepala SMA PGRI, Seth Boling

Menurut Boling,  ujian praktek akan dilaksanakan pada 18 Maret yang mencakup mata pelajaran agama, bahasa indonesia, Bahasa Inggris, Pra Karya, Penjas dan seni budaya. Ujian praktek memberikan sumbangan bagi nilai ijazah.

Boling menjelaskan penetapan kelulusan di SMA PGRI pada  tahun ini ditentukan oleh nilai yang diperoleh pada semester 4 dan 5, nilai praktek dan juga nilai pada saat ujian tertulis yang akan dilaksanakan pada 15-25 April 2024. “ Nilai tersebut akan dibagi 3 untuk menjadi nilai ijazah,” ujar Boling. PijarNTT/ Philipus

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

DESKRIPSI KARAKTER

Mari

  • Kenal anak kita, pasangan kita.
  • Kepribadian anak dan pendidikannya
  • Pekerjaan yang cocok

           Kirim Tanggal Lahir, Bulan dan Tahun ke nomor WA 082144036139

                         INGAT UKURAN KUALITAS DI DUNIA DITENTUKAN OLEH ANGKA

Kami Deskripsikan lengkap terulis ( Keunggulan dan kelemahannya serta rekomendasi)

                              BIAYA RP. 50.000 perorang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *