banner 728x250

Sua Abia Talan;  Perjuangkan Demi Martabat Manusia .

Pijar NTT
banner 120x600

Kupang,PijarNTT

Kemampuan memahami persoalan pendidikan tidak diragukan lagi baik pada level teori maupun praktek.  Kemampuan    akan memperjuangkan   layanan pendidikan   yang bermutu pada level propinsi melalui lembaga DPRD tidak perlu diragukan lagi .

Inilah sosok  Sua Abia Talan, S.Pd, M.Pd calon anggota DPRD Provinsi NTT Dapil NTT I melalui   Partai Bulan bintang . Calon anggota legislatif nomor urut 1 ini pernah melang-lang buana pada berbagai perguruan tinggi di Kota Kupang sebagai dosen. Pengalamannya berinteraksi dengan mahasiswa menemukan  permasalahan pokok penyelenggaraan pendidikan di Nusa Tenggara Timur . Biaya pendidikan yang mahal salah satu faktor penyebab tidak menyelesaikan pendidikan tinggi.  “Saya akan memperjuangkan suatu kebijakan secara khusus untuk NTT agar memberikan layanan pendidikan murah agar semua dapat dijangkau oleh masyarakat ,” kata mantan dosen Unkris ini.

Bapak  dua anak ini menambahkan selain bidang pendidikan bidang kesehatan juga memberikan perhatian pada bidang kesehatan. Setidaknya, fasilitas kesehatan sudah memadai hanya ketersediaan tenaga kesehatan yang masih kurang. “Pengalaman masa lalu menunjukkan bahwa banyak orang yang meninggal hanya karena   kurang tersedianya tenaga kesehatan yang memadai,” tandas Abia Caleg nomor urut 1 partai bulan bintang ini.

Lebh jauh dijelaskan  beberapa hal yang menjadi perhatian khusus bagi Abia   yakni pelayanan kesehatan yang masih berorientasi terhadap profit, kesejahteraan guru honor, masih jauh dari yang ideal. Kemudian kurang perhatian terhadap anak-anak yang putus sekolah serta kurangnya partisipasi pemerintah terhadap peningkatan UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah ).

“Saya termotivasi untuk menjadi seorang Caleg sebenarnya tidak begitu muluk, melainkan saya hanya ingin memberikan kontribusi terhadap daerah, terutama beberapa bidang prioritas tersebut di atas.Pelayanan kesehatan perlu diperhatikan karena ini sangat penting khususnya para pengguna BPJS yang waktu opname di RS terbatas walaupun belum sembuh secara total. Realitanya ada seorang pasien BPJS yang iurannya dibayar pemerintah masuk-keluar rumah sakit (RS) dan di RS paling lama 1 minggu walaupun belum sembuh betul sejak tahun 2021 sehingga saat ini tidak bisa ke RS bahkan mau control di RS saja dia sudah tidak sanggup lagi karena kondisi fisik yang sangat lemah. Ini harus dipikirkan dan dicarikan solusinya,” Abia menjelaskan. .

Saat menjadi pesetrta rapat partai PBB

Sementara itu untuk meningkatkan atau memudahkan usaha rakyat yang pendapatannya pada kategori kelas menengah ke bawah di Desa/ Kelurahan agar mereka bisa memiliki sebuah metode, yakni Pemerintah Daerah harus menyiapkan anggaran untuk pendirian koperasi atau UMKM di setiap Desa / Kelurahan. Serahkan  pengelolaan koperasi atau UMKM tersebut kepada masyarakat dan berikan kesempatan kepada masyarakat untuk hidup mandiri. Ini juga harus diperjuangkan. ** PijarNTT/ Philipus .

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *