banner 728x250

Vinsensius  Mone: Tiap Nomor  Pasti Memiliki Hoki

Pijar NTT
banner 120x600

Kupang, PijarNTT

Sistem proporsional terbuka, memberikan harapan  bagi   calon anggota legislatif untuk memenangkan pertarungan pemilihan legislatif 2024.   Aspirasi pemilih ditujukan langsung kepada calon walaupun menempati urutan terakhir.

Adalah Vinsensius Mone calon anggota DPRD Kota Kupang dari   Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Vinsen ditetapkan menjadi calon nomor urut 7  dari 7 calon dari PKB. Dia tidak pernah kecewa dengan penempatan dirinya oleh partai pada nomor urut 7 . Baginya setiap angka memiliki hoki masing-masing.

“Pemain bola terkenal itu nomor 7, “ Ujar Vinsen beranalogi sambil mengatakan bahwa pemilih pintar menentukan siapa yang layak menjadi jembatan aspirasinya walaupun nomor buntut sekalipun.

VINSENSIUS MONE, CALEG NOMOR 7 DAPIL 4 KECAMATAN ALAK KOTA KUPANG.

Vinsen memiliki kontribusi   yang lebih, dalam membangun Partai Kebangkitan Bangsa di Nusa Tenggara Timur. Ia loyal dengan partai yang didirikan Abdurahman Wahid tersebut sejak tahun 2006. Kendati mengalami suka dan duka dalam mewujudkan impiannya menjadi seorang politikus handal ia tak pernah bergeming untuk berpindah ke partai lain.

“Saya wakil ketua DPW dan jugasebagaiKetua DPW Gerbang Tani NTT (Banom) dalam partai,” ujar Vinsen putra kelahiran Manggarai   berketurunan Sabu ini.

Vinsen yang telah lama dan dikenal luas di wilayah Kelurahan Manulai II ini  memiliki motivasi dasar yang didak bisa dianggap remeh. Dia paham benar tentang kebutuhan masyarakat Kecamatan Alak yang menjadi daerah pemilihannya.  Memperjuangkan pemerataan pembangunan membutuhkan figur yang menjadi anggota DPRD Kota Kupang. “Tetapi jika dari satu kelurahan atau Kecamatan tidak memiliki wakil dari PKB maka tidak ada yang memperjuangkan kepentingan masyarakat,” ujar

Bersama OMK Paroki St. Yoseph Naikoten

Vinsen seraya menambahkan kiprahnya dalam berbagai aktivitas bidang keagamaan, dan sosial budaya masyarakat kelurahan Manulai khususnya dan Kecamatan Alak umumnya.

Vinsen beristrikan seorang perempuan dari Suku Boti di Timor Tengah Selatan.  Bapak dua orang anak ini yakin bahwa perjuangannya sebagai politisi murni  harus mampu memberikan pendidikan bagi kader-kader muda dan menjadikan kita mentor  untuk tidak memperaktekkan politik transaksional. “Kalau kita tanam politik transaksional memberikan ketergantungan kepada masyarakat,”   imbuhnya**Pijarntt/ Philpus

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *