banner 728x250
Hukum  

Warga Penkase Oeleta  Digemparkan Dengan Temuan 6 Pucuk Senapan Tumbuk

*Mengancam Ratusan warga RW 06

banner 120x600

 Kupang, Pijar NTT

Warga RT 26/ RW 06 Kelurahan Penkase Oeleta, Kecamatan Alak, Kota Kupang  digemparkan oleh temuan 6 pucuk senapan tumbuk yang disimpan oleh seorang penyandang  Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ)    NS (49). Temuan berkat laporan dari seorang warga bernama Umbu  sehingga barang bukti langsung diamankan oleh Polsek Alak.

Ketua RT 26/ RW 06 kelurahan Penkase Oeleta,  Abdullah Sagran menuturkan  seminggu  yang lalu terjadi   konflik antara Umbu dengan NS . Saat konflik itu, Umbu mengakui NS mengancamnya  dengan senapan tumbuk  . Umbu menginfomasikan hal tersebut kepada ketua RT lalu ketua RT  melaporkan dugaan  itu ke Polsek Alak.

Lebih lanjut dia kata personil dari Polsek Alak datang dan saat itu pelaku tidak mau keluar dari  dalam rumah. Sementara aparat kepolisian dari Polsek Alak dan aparat RT setempat menunggu diluar sambil mengajak NS keluar dari dalam rumah. “Sementara kami menunggu NS keluar,   tiba-tiba kami menyaksikan asap membubung tingi memberikan isyarat ada kebakaran dalam rumah,: ujar Sagran .

Ket. Kondisi rumah tempat pelaku menyimpan senapan tumbuk.

Untuk memadamkan api yang membakar rumah yang didiami NS  warga sekitar memadamkannya  dengan   air.” Kami temukan satu pucuk senapan tumbuk setelah api dipadamkan, : ujar Sagran.

Sementara itu, Witoto warga RT 26 mengaku heran dengan temuan pada seorang yang dikenal selama ini kurang waras. “Saya heran koq dia belajar di mana atau dititip oleh siapa,” ujar Witoto pemilik Yos Bataco ini.

Witoto merasa bersyukur karena ada seorang yang bernama Umbu yang memberitahuhkan ketua RT tentang keberadaan senapan tumbuk tersebut.  Hal terburuk lanjut Witoto jika tidak segera diamankan maka mengancam ketertiban warga RT 36, 19,22,21 Kelurahan Penkase Oeleta, Kecamatan Alak, Kota Kupang.

Ketua RT dan Witoto mengaku barang bukti sudah diamankan oleh pihak Polsek Alak.  Sementara pelakunya saat ini sedang dirawat di rumah sakit Bhayangkara Kupang karena menjadi korban dari kebakaran  dalam rumah kediamannya. “Entah dia bakar diri atau seperti apa kami juga tidak tahu, “ujar Sagran yang dibenarkan Witoto.

Sampai berita ini diturunkan,   pijar NTT belum melakukan konfirmasi dengan Polsek Alak dan belum menyaksikan kondisi pemilik senapan tumbuk yang sedang di rawat di rumah sakit Bahayangkara Kupang.

Sosok NS sesungguhnya tidak asing lagi bagi warga RT 19-26 Kelurahan Penkase Oeleta. Setiap hari dia  berkeliaran  dan kadang menawarkan jasa untuk membersihkan lokasi sekitar rumah warga. Kalau ditanya seringkali berbicara layaknya seorang yang gangguan jiwa.  (PijarNTT/ Lipus)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *